Ajang Bubu Award yang membawa Situs resmi Pemerintah Kabupaten Garut sebagai pemenang award untuk kategori Goverment ini memang pengaruhnya cukup kuat khususnya mengenai perkembangan internet, buktinya sekarang di Garut banyak berkembang pengusaha warnet baru dan lebih gila lagi sekarang persaingan harga rental internetinternet perjamnya pun semakin bervariasi yang sebelumnya harga rental di Garut yaitu rata-rata sekitar Rp. 5000 – Rp. 6000 per jamnya, sekarang udah mulai gila-gilaan yaitu dengan tarif Rp. 2500, barusan aja aku baca iklan di info bisnis yang merupakan salah satu dari media iklan yang ada di Garut, ada pengusaha rental warnet baru namanya AnR yang sudah memasang tarif Rp. 2500 / jam, belum lagi sapply.net, Port, dhi-m.net dan warnet lainnnya yang kesemuanya menawarkan fasilitas dan kenyamanan masing-masing seperti koneksi yang digunakan, kecepatan, pelayanan warnet 24 Jam dan paket khusus malam yang ditawarkan untuk masing-masing warnet. Hemmm emang makin panas nich persaingan. Tapi klo untuk para netters yang biasa menggunakan jasa warnet ini adalah kabar gembira karena sekarang sudah banyak pilihan untuk berinternet dengan harga terjangkau dan fasilitas layanan yang bervariasi, tapi ada dampak lain lagi yaitu untuk para pengusaha warnet yang masih bermodal pas-pasan dengan mengandalkan koneksi telkomnet@instan yang hanya bisa di share maksimal 5 komputer, yach jelas gak bakalan mampu untuk menyaingi harga di bawah Rp. 2500/jamnya dan bisa-bisa malah gulung tikar untuk menutup biaya operasional, lagian emang belakangan ini semenjak wasantara.net.id tidak beroperasi lagi di Garut, sudah bermunculan lagi provider ISP baru yang menawarkan harga yang cukup kompetitif seperti Kuhari.Net dengan system wirellesnya dengan backbone Indosat M2 menurut informasi yang aku peroleh, blom lagi telkom yang baru-baru ini tepatnya bulan april lalu meluncurkan produk speedy di Garut, dan sangat dimungkinkan sekali nanti bakalan bermunculan lagi provider baru, karena untuk saat ini di Garut hanya ada dua provider yaitu telkom dan Kuhari.Net, dan pangsa pasarnya pun sekarang udah naik, akan kebutuhan koneksi internet baik untuk kebutuhan koneksi rumah, sekolah, pemerintahan bahkan untuk usaha warnet yang nantinya dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan internet di Garut.

Perkembangan Internet di Garut Makin Bergairah

10 gagasan untuk “Perkembangan Internet di Garut Makin Bergairah

  • 15 Juni 2007 pukul 2:44 am
    Permalink

    hrs persiapan beli laptop euy klo dah ada wifinya mah… πŸ™ bokek mode = on

    Balas
  • 14 Juni 2007 pukul 12:42 am
    Permalink

    #arai, Wifi Gratis aya ngan terbatas eta ge di cipanas sumber alam, kampus UNIGA jeung STTG wifi fasilitas keur mahasiswa, ke sakedeung deui AMIK bakal masang Wi-Fi

    Balas
  • 13 Juni 2007 pukul 10:54 pm
    Permalink

    njir edun atuh garut ayeuna mah … teu siga baheula pas saya balik ka garut, meuni euweuh pisan wnet. sakali aya ngagebeg kanu hate tah. nyak sip lah … betah engke mah mun balik teh. maklum saya mah teu nyekel internet sapoe teh sok ateul leungeun … BTW ari wi fi gratis geus aya can nyak di garut πŸ˜›

    Balas
  • 19 Mei 2007 pukul 9:42 am
    Permalink

    ayeuna mah, geus pabalatak anu 24 jam ge loba, ngan lolobana didaerah tarogong uy…. koneksi lalumayan rata-rata make speedy jeung wirelles kuhari

    Balas
  • 19 Mei 2007 pukul 5:27 am
    Permalink

    serius eta eta teh???
    alhamdullilah atuh garut sekarang mah udah membuka mata tentang internet πŸ˜›

    gak kayak taun kamari neangan warnet teh meuni hese pangihΒ²di gigireun smansa garut πŸ™

    jabaningan 9000 sajam gawat deuih koneksi na πŸ™‚

    hiduppp
    garuuuuttt

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *